Posts filed under 'Simply Life'

Lembur lagiiii …..

Hari ini gw terpaksa lembur lagi di kantor, padahal seharusnya gw menikmati lanjutan cuti gw dari rabu kemaren :( … rencana mau tidur jadi batal deh

Tau gak sih? kalo dipikir-pikir … lembur itu sebenarnya kurang bermanfaat (menurut gw sih), khususnya buat gw yang masih jadi pegawai bawahan. Memang sih ada penggantian cuti, tunjangan transport dan makan siang … TAPIIIIII :D

Coba deh kalo lo lembur 1 hari, dapet tambahan cuti sehari + makan siang ( belom cukup buat makan di hoka-hoka bento :p ) .. kapan coba lo mau pake waktu cuti lo??? Kalo cuti tersebut kita ambil … kerjaan pasti numpuk dan terpaksa kita harus lembur lagi, kalaupun bisa ambil cuti .. itu juga kadang bertentangan dengan hati nurani, kasihan temen di kantor jadi sibuk gara2 kerjaan gw :)

Yah tapi gak apa2 deh … masih jadi kacung ini …. tapi tunggu nanti kalo gw jadi bos … kompensasi lembur gw ganti dari cuti jadi duit hehehee

1 comment July 21st, 2007

Emansipasi EDAN!!!

Pagi tadi … (well actually … hampir setiap hari kali) ada aja kejadian yang bikin hati saya dongkol banget. Seperti biasa, saya naik kereta jam 7:18 Pakuan Express dari stasiun Bogor. Setelah pintu kereta terbuka, langsung saya beranjak dari tempat saya berdiri menuju tempat duduk “mewah” di pojok kereta gerbong 3 dari belakang. Kenapa saya highlight “MEWAH”? … Karena suatu kenyamanan sendiri untuk dapat duduk di bangku kereta yang lumayan empuk daripada harus duduk di lantai yang dingin dan keras beralaskan “koceng” (Koran Seceng) :))

Kereta pun perlahan melaju meninggalkan stasiun Bogor. Perlahan tapi pasti (yang jelas seger sekali ACnya). Setelah beberapa saat … berhentilah kereta di salah satu dari 2 of “NOT MY FAVOURITE TRAIN STATIONS” - Stasiun Cilebut. Dan naiklah beberapa penumpang (mayoritas laki2 dan wanita berumuran 30-40 tahunan) ke gerbong tempat saya duduk.

Singkat cerita … berdirilah seorang wanita berumur 30 tahunan di depan saya yang sedang asyik2nya terlelap. Tiba2 (menurut saya she did it on purpose) wanita tersebut terbatuk-batuk sambil sedikit menendang kaki saya, mungkin tujuan supaya saya memberikan tempat duduk untuknya. But then again … with a little of selfishness, saya mengumpat dalam hati …. “Sialan nih tante! Orang lagi enak2 tidur malah diganggu!!!”. Sebagai seorang pria sejati memang saya seharusnya memberikan tempat duduk saya kepada wanita tersebut, tapi saya urungkan niat saya. “Emang dia pikir dia doang apa yang mau duduk!!! ‘Gak tau apa gw belom tidur nyenyak hampir 2 minggu terakhir!!!” .. begitu yang terucap dalam hati saya.

Anda pasti bisa tebak, saya pun tidak memberikan tempat duduk saya. Kalau dia bisa sopan sedikit saja … paling tidak bicara “Pak boleh ‘gak saya duduk?”. Kalau begitu ‘kan enak (meskipun belum tentu saya berikan tempat duduk saya untuknya :)) ). Beberapa saat setelah itu, di perjalanan … (ini yang membuat saya lebih dongkol) … saya melihat ibu2 melirik ke arah saya dengan tatapan agak sinis (langsung memalingkan mukanya sewaktu saya melihat ke arahnya). “Maksud lo apa hah!?!” Saya pun bertanya-tanya dalam hati saya? Mungkin yang ada di pikirannya … “ini anak muda tega2nya ‘gak ngasih duduk sama itu ibu” …. ya kalo itu yang berdiri di depan saya ibu hamil ataupun orang tua masih mending lah ya. Kalau memang ternyata itu pikirannya (saya yakin memang itu yang dipikirkannya) …. NGACA DONG!!! Situ aja gak mau ngasih duduk!! Cuma ngedumel aja, kalau mau ya situ aja yang kasih duduk!!!!

Agak kekanak-kanakan memang … tapi .. heii everybody has rights to sit, lagipula saya ‘kan tidak duduk di bangku khusus (khusus wanita hamil dan orang tua). Sebagai laki-laki memang seharusnya kita mengalah, tapi boleh dong sekali-kali kita duduk tanpa ada yang “mengganggu”, ‘gak tau apa udah nunggu dari pagi untuk dapat duduk!!!

Katanya jaman emansipasi wanita … tapi buktinya mana …. yang saya lihat malah penjajahan hak para pria (Don’t take it seriously … ini hanyalah jeritan hati kepada wanita2 yang mau enaknya sendiri). Inginnya sih mengadu, tapi sayangnya ‘gak ada tempat pengaduan khusus hak asasi pria dalam duduk di kereta api :))

5 comments May 21st, 2007

Blogger = Jurnalist Frustasi?

Pagi ini I was shocked dengan statement teman saya bahwa di situs Detik dikatakan Blogger adalah Jurnalist Frustasi :-O (becanda nih?). Lalu saya pun buru2 buka situs Detik.Com dan ternyata benar … ada salah satu berita yang berjudul ‘Blogger adalah Jurnalis Frustasi’.

Setelah membacanya ternyata memang benar, opini tentang komunitas blogger adalah merupakan jurnalist frustasi dilontarkan oleh seorang Zainuddin Maidin yang tak lain tak bukan adalah Menteri Penerangan Malaysia. Ada satu penggal statement beliau yaitu “Sangatlah berbahaya mereka (baca : blogger) menulis dan melakukan tindakan-tindakan menghimpun kekuatan”. Damn!!! It really gets on my nerve!!

Di situs Detik juga dikatakan bahwa Zainuddin juga mendukung usulan peraturan dari deputi menteri komunikasi Shaziman Abu Mansor, yang mewajibkan pendataan para blogger. Hal ini mungkin berkaitan dengan opini Nila Tanzil yang ditulis pada blognya.

Blogger merupakan ancaman? Benar gak sih? Menurut saya pribadi, memang ada blogger2 yang sengaja menyebarkan isu2 yang tidak benar … tapi tak sedikit pula blogger yang menjunjung tinggi kebenaran dari suatu informasi. Komunitas blogger kan seharusnya disambut dengan baik. Justru dengan kehadiran jurnalist2 maya inilah opini suatu pendapat dapat berkembang. Lagipula sebuah permasalahan itu tidak dapat dilihat dari satu sisi saja, ada sisi lain yang memang harus dilihat.

Menurut Anda sendiri bagaimana? Apakah seorang blogger harus dibatasi tindak-tanduknya dalam menyampaikan informasi terlepas informasi tersebut benar atau tidak? Apakah seorang blogger benar disamakan dengan jurnalist yang frustasi? Sekarang ini adalah zaman demokrasi, People have rights to say their opinion. Jika kita memang merasa benar ngapain takut untuk berpendapat :D

Sumber lain : Nukman Luthfie

4 comments April 10th, 2007

Keep Moving Forward

Beberapa waktu yang lalu saya menonton sebuah acara pertunjukan musik di sebuah televisi swasta (lupa channel apa). Acara tersebut ternyata acara resital musik klasik yang menampilkan seorang pianis muda yang berasal dari Korea Selatan, Hee Ah Lee.

Pada awalnya (gak juga sih, nontonnya pas pertengahan :p ) …. I thought it was an ordinary classic soloist performance, .. tapi setelah mendengarkan dan melihat lebih jauh … only God knows why I was amazed :) Boleh percaya atau tidak (percaya deh, makanya nonton berita dong! :D ) sang pianis muda tersebut ternyata memiliki cacat fisik yang sangat2 menyedihkan … she has only two fingers on each hand.

Wow …. saya pun tercengang melihatnya. Call me mellow tapi perasaan sedih, terharu dan bangga merasuki diri saya pada waktu itu. Bagaimana tidak? Sebuah komposisi njelimet [1] dari karya Beethoven (Simphoni no.9) yang notabene hanya dapat dilakukan oleh seorang pianis yang memiliki bakat dan kesepuluh jarinya (did you notice the bold word?) dimainkan hanya dengan menggunakan 4 jari oleh seorang Hee Ah Lee ^:)^^:)^^:)^

Ada sebuah pepatah mengatakan

Do not dwell in the past, do not dream of the future, concentrate the mind on the present moment

Buddha

yang artinya kurang lebih dalam bahasa indonesia : “Janganlah terlena pada masa lalu, Janganlah berandai-andai tentang masa yang akan datang, Fokuskan segala sesuatunya pada saat sekarang”

The quote above has a point, setidaknya itu yang saya lihat pada diri Ah Lee. Dengan kekuatan cinta dari ibundanya, dan tentunya semangat seorang Ah Lee untuk tetap maju, menikmati semua keterbelakangan dan kekurangannya, makanya ia dapat menjadi seperti ini. Being a great pianist, release her first album, and still … tersenyum akan hidupnya :)

Hal tersebut dapat kita jadikan contoh … bahwa apapun yang terjadi, secacat, semiskin, sesusah apapun Anda … jangan jadikan itu sebuah alasan untuk kemunduran, jadikanlah kekurangan Anda sebagai motivasi tujuan hidup Anda (jadi kayak tukang motivasi gw yah :)) ).

Well … seperti yang Lewis katakan … “Keep moving forward, no matter what” :D

Linknotes
  1. njelimet - Complicated alias rumit alias ribed

Add comment April 9th, 2007

Tukul Phenomenon

Mungkin Anda2 semua sudah tak asing lagi dengan Mas Tukul alias Reynaldi alias Tukul Arwana. Ini orang memang termasuk serba bisa dan serba wuiihhhhh :D .. mulai dari jadi sopir omprengan, pelawak, sampai menjadi salah satu presenter kondang dan termahal (they say about Rp 30jt per show =P~ ) di tanah air dengan acaranya Empat Mata (baca : Fish to Fish).
Pada awalnya saya kurang tertarik sama acaranya Mas Tukul ini (terkesan katro gimana gitu :)) ). Tapi lama kelamaan ternyata asyik juga, menggelitik dan tentunya terasa seperti angin segar dalam kondisi negara kita saat ini. Sebenarnya saya pribadi merupakan penikmat acara2 talkshow yang formatnya lebih berbobot, katakanlah Oprah Winfrey (huge fan of her :D ), NewsDotCom, sampe ke si Om Farhan. Mereka semua mempunyai content acara yang lebih padet, lebih educated, dan tentunya lebih serius. Lain halnya dengan acaranya Mas Tukul ini, Empat Mata terkesan lebih ringan, santai, lucu dan .. sory .. dangkal (gak dangkal2 amat sih :D )

Menurut kacamata saya pribadi, meskipun terkesan agak dangkal tapi Empat Mata membawa warna sendiri diantara acara2 talkshow lainnya. Mungkin orang udah pada mumet dengan segala topik keseriusan, ya politik lah, ekonomi lah, flu burung lah .. yang kadang (sering dan fakta) tidak membawa hasil apa2 sebatas polemik berkepanjangan semata :) .

Saya sendiri merasakannya .. dari tidak suka .. sampai kecanduan nonton Empat Mata dari senin sampai jumat gak pernah absen :D. Bisa dibilang saya ini termasuk Tukulers sejati (kena doktrin Tukulisme :)) ). Mas Tukul beserta tim kreatifnya (baca: Tia n The Gank) ini jenius, buktinya acara Empat Mata ini sampai digemari oleh pemirsa Indonesia yang ada di mancanegara, nontonnya pun tidak kalah canggih .. lewat internet (Hak cipta woiii .. hak cipta!!!). Jargon2nya pun cukup akrab kita dengar di lingkungan kita …. wong ndeso, sobek-sobek!, katro, culun dan tentunya jargon utamanya : “Kembali ke LapTop”.

Gila si Mas Tukul ini. Fenomenal banget :D. Tapi terlepas dari tingginya rating acara, kritikan boleh dong, Empat Mata memang sudah cukup bagus tapi akan lebih bagus lagi bila bobot acaranya ditambah lagi .. more educated gitu, dan bercandanya hati2 .. yang ada bukannya dikerjain, tapi benar2 bikin masalah ;)

Maju terus Mas Tukul and keep humble :D

2 comments April 3rd, 2007

BT (read : Boring Tau)

Damn!!! I don’t know what’s got in to me lately. All I can do is cursing all the time.
I’m not sure it’s b’coz of too-much-time-facing-infront-of-my-freakin’-monitor
I’m not sure it’s b’coz of my-80-gigs-not-working-lowleveled-harddrive
I’m not sure it’s b’coz of my-not-working-256mb-pc2700-memmory-module
I’m not sure it’s b’coz of ….

God help me
God … please save me

4 comments February 28th, 2007

Miss J

Kalo temen gw si opix punya Miss J …. gw juga punya Miss J … tapi ini cuma cerita aja.

Pagi tadi seperti biasa gw dateng tepat jam 7 kurang 5 di loket karcis kereta express pakuan bogor. Sesaat gw beranjak masuk ke dalam stasiun melewati gerbong kereta ekonomi pertama … gw lihat seorang cewe berbaju putih dan bertubuh montok dengan hak tingginya mencoba turun dari gerbong dengan cara nekat, melompat ke pavement[1] yang agak jauh lebih rendah (kira2 1 1/2 m)dari gerbong itu sendiri. Walhasil … jatuh deh.

Si cewe itu pun jatuh seperti adegan jatuh yang biasa kita lihat di
pelem kartun … dung .. dung … dung … bleggg!!!! Dan dia pun jatuh tengkurep dengan kedua kaki terangkat ke atas dan bemper[2] depannya menempel di pavement. Kasihan juga sih … tapi lucu juga … habis gaya jatuhnya classic banget sih ;)

Buru2 deh gw mencoba menolong dia … tapi damn!!! udah bangun duluan trus langsung ngibrit ke arah kanan (malu kali ya :)) ).

Akhirnya gw pun menarik kesimpulan …. dia jatuh mungkin gara2 maksain lompat dengan hak tingginya .. makanya dia jatuh (… tapi bisa juga karena ‘bemper’-nya terlalu berat kali ya ?! :p ). Nah buat kamu2 yang merasa cewe dan nekat ngejer kereta dengan melompati gerbong2 kereta harap perhatikan tips berikut supaya tidak ikutan jatuh kaya si Miss J tadi

Tips 1
Kalau mau lompat perhatikan target lompat kamu … jauh atau tidak.

Tips 2
Pegang tas erat2 … kalo bisa sih pake bagpack aja … jadi kedua tangan bebas untuk menjaga keseimbangan dan siap mengantisipasi kalo ternyata sial trus jatuh.

Tips 3
Kalo memang nekat mau lompat juga … sepatu hak tinggi kamu dilepas dulu deh (kalo bisa pake yang 1 centi aja kayak yang cowo punya)

Tips 4
Perhatikan titik berat tubuh kamu … teknik melompat pada cewe memang lebih susah untuk menjaga keseimbangan, itu dikarenakan ‘bawaan’ cewe itu sendiri ;)

Tips 5
Ambil jalan memutar dengan itu kamu gak harus melompat dan terjatuh seperti Miss J tadi kalo emang telat ya terserah situ :p )

Miss J … Miss J … besok2 kalo mo lompat … jangan lupa pake sepatu kets aja ya. Jadi kalo gw ketemu lagi gw sebutnya Miss S alias Miss Semok .. bukan Miss Jatuh Tengkurep lagi :))

Linknotes
  1. Pavement = Trotoar
  2. Bemper = Buah dada

4 comments December 20th, 2006

Paspor Baru

Akhirnya …. paspor gw jadi juga.

Paspor baru gw ini sih katanya Paspor Biometrik .. artinya kurang lebih paspor yang udah dilengkapi chip RFID yang isinya adalah data2 tentang si empunya paspor tersebut, seperti misalnya sidik jari. Katanya sih penggunaan Paspor Biometrik ini untuk menanggulangi maraknya pemalsuan paspor, … yah mudah2an aja bener :D

Gw pikir bakalan lama bikin paspor sendiri lewat jalur resmi … tapi ternyata gak sampe seminggu udah jadi dan murah pula :D. Awalnya sih gw niatan bikin paspor lewat jasa calo …. tapi pas lihat harganya … busyeeettttt!!!! gila men … sekitar 800 ribuan. Untungnya sebelom gw nyerahin uang gw kepada calo … calon istri om gw ngasih tau katanya lewat jalur resmi aja … ntar dibantuin deh prosesnya … ya udah deh … akhirnya gw coba lewat jalur resmi.

Prosedurnya sih lumayan mudah … karena gw dibantuin sama calon istri om gw … jadinya gw cuma sekali dateng ke kantor imigrasi bogor. Kurang lebih prosedur standar pembuatan paspor baru adalah sebagi berikut :

  1. Beli formulir pendaftaran di kantor imigrasi (kalo gak salah 20 ribuan)
  2. Isi data2 kamu dan sertakan dengan fotokopian berkas lainnya, seperti :
    1. Ijazah terakhir
    2. Kartu Keluarga
    3. KTP
    4. Akte lahir
  3. Kembalikan lagi formulir dan kelengkapannya ke kantor imigrasi dan minta tanda bukti untuk wawancara
  4. Kembali ke kantor imigrasi sesuai tanggal yang sudah ditentukan untuk wawancara, cap sidik jari, foto, dan bayar administrasi (Rp 260.000) ….
    Oh iya jangan lupa bawa berkas2 aslinya

  5. Kembali lagi ke kantor imigrasi untuk mengambil paspor yang sudah jadi sesuai tanggal yang ditentukan waktu foto

Ternyata gak susah dan gak mahal …. dan yang lebih membuat gw exited lagi … ternyata pembuatan paspor biometrik ini ternyata cukup canggih juga … proses pengambilan sidik jari sudah terkomputerisasi. Keren :D … gw pikir cap jempol untuk di paspornya itu make cap jempol biasa .. ternyata make alat seperti pengambilan cap jempol seperti pembuatan SIM.

Paspor udah jadi … sekarang tinggal nunggu tanggal untuk deployment project gw ke Vietnam (baca:ngarep) :D

4 comments December 11th, 2006

Previous Posts