Emansipasi EDAN!!!
Pagi tadi … (well actually … hampir setiap hari kali) ada aja kejadian yang bikin hati saya dongkol banget. Seperti biasa, saya naik kereta jam 7:18 Pakuan Express dari stasiun Bogor. Setelah pintu kereta terbuka, langsung saya beranjak dari tempat saya berdiri menuju tempat duduk “mewah” di pojok kereta gerbong 3 dari belakang. Kenapa saya highlight “MEWAH”? … Karena suatu kenyamanan sendiri untuk dapat duduk di bangku kereta yang lumayan empuk daripada harus duduk di lantai yang dingin dan keras beralaskan “koceng” (Koran Seceng) ![]()
Kereta pun perlahan melaju meninggalkan stasiun Bogor. Perlahan tapi pasti (yang jelas seger sekali ACnya). Setelah beberapa saat … berhentilah kereta di salah satu dari 2 of “NOT MY FAVOURITE TRAIN STATIONS” - Stasiun Cilebut. Dan naiklah beberapa penumpang (mayoritas laki2 dan wanita berumuran 30-40 tahunan) ke gerbong tempat saya duduk.
Singkat cerita … berdirilah seorang wanita berumur 30 tahunan di depan saya yang sedang asyik2nya terlelap. Tiba2 (menurut saya she did it on purpose) wanita tersebut terbatuk-batuk sambil sedikit menendang kaki saya, mungkin tujuan supaya saya memberikan tempat duduk untuknya. But then again … with a little of selfishness, saya mengumpat dalam hati …. “Sialan nih tante! Orang lagi enak2 tidur malah diganggu!!!”. Sebagai seorang pria sejati memang saya seharusnya memberikan tempat duduk saya kepada wanita tersebut, tapi saya urungkan niat saya. “Emang dia pikir dia doang apa yang mau duduk!!! ‘Gak tau apa gw belom tidur nyenyak hampir 2 minggu terakhir!!!” .. begitu yang terucap dalam hati saya.
Anda pasti bisa tebak, saya pun tidak memberikan tempat duduk saya. Kalau dia bisa sopan sedikit saja … paling tidak bicara “Pak boleh ‘gak saya duduk?”. Kalau begitu ‘kan enak (meskipun belum tentu saya berikan tempat duduk saya untuknya
). Beberapa saat setelah itu, di perjalanan … (ini yang membuat saya lebih dongkol) … saya melihat ibu2 melirik ke arah saya dengan tatapan agak sinis (langsung memalingkan mukanya sewaktu saya melihat ke arahnya). “Maksud lo apa hah!?!” Saya pun bertanya-tanya dalam hati saya? Mungkin yang ada di pikirannya … “ini anak muda tega2nya ‘gak ngasih duduk sama itu ibu” …. ya kalo itu yang berdiri di depan saya ibu hamil ataupun orang tua masih mending lah ya. Kalau memang ternyata itu pikirannya (saya yakin memang itu yang dipikirkannya) …. NGACA DONG!!! Situ aja gak mau ngasih duduk!! Cuma ngedumel aja, kalau mau ya situ aja yang kasih duduk!!!!
Agak kekanak-kanakan memang … tapi .. heii everybody has rights to sit, lagipula saya ‘kan tidak duduk di bangku khusus (khusus wanita hamil dan orang tua). Sebagai laki-laki memang seharusnya kita mengalah, tapi boleh dong sekali-kali kita duduk tanpa ada yang “mengganggu”, ‘gak tau apa udah nunggu dari pagi untuk dapat duduk!!!
Katanya jaman emansipasi wanita … tapi buktinya mana …. yang saya lihat malah penjajahan hak para pria (Don’t take it seriously … ini hanyalah jeritan hati kepada wanita2 yang mau enaknya sendiri). Inginnya sih mengadu, tapi sayangnya ‘gak ada tempat pengaduan khusus hak asasi pria dalam duduk di kereta api ![]()


hari said,
May 29, 2007 @ 12:36 pm
hehehe…Li…sekali-kali gapapa kayaknya deh Li..
Duh kasian amat seh lo ga tidur nyenyak 2 minggu..knape emang?
OLI SAYS : Bukan masalah sekali-sekalinya kang …. masalahnya kalo dikasih sekali, TUMAN hahahaha
astaufik said,
June 11, 2007 @ 12:51 pm
waduh li….oli marah yee…
sabar…sabar…mendingan lu naek bis trans pakuan yg ke arah jakarta aja boss (ada gak yah????)
OLI SAYS : Bukannya marah pix .. SEBEL gak ketulungan!!!
snydez said,
June 19, 2007 @ 2:48 pm
tadi pagi dengerin radio soal hak persamaan perempuan dan laki di amrik.
ada perempuan ditangkep polisi karena nyupir topless.
tapi ketika si perempuan nuntut balik, bahwa persamaan hak dong cewek nyupir topless, masa’ cowok doang yang boleh , dan dia menang
KoronX said,
June 20, 2007 @ 11:43 am
Emansipasi kan untuk layanan yang dia terima misal sekolah, pemilu semua harus sama, tapi untuk urusan kodrat kaya cewe kan lemah itu kita harus patuhi, uda dari sononya kan…
makanya klo ada wanita berdiri dan ingin duduk…segera regangkan kedua kaki anda buka resleting sedikit, geser segitiga sampai terlihat batang, sentil-sentil sebentar sampai tegang lalu buka resleting belakang sang wanita (kalo pake rok, klo pake yang laen usaha sendiri) suruh duduk dipangkuan anda…lalu angkat dan turunkan pinggul sang wanita supaya terlihat alami kereta yang membuat ajrut-ajrutan…
begitu seharusnya memperlakukan wanita, karena wanita memang kodratnya “dipake” kan?
OLS SAYS : HAHAHAHA!!!! Gw kaga ikut2an
putradi said,
July 16, 2007 @ 12:27 pm
komennya koronx perlu diikutin tuh…
hehehe